eorang sopir
turun dari mobil mewah di depan pemakaman umum. Dia berjalan menuju pos
penjaga dan berkata, "Pak, tolong temui bos saya di mobil, karena Ia
sedang sekarat"
Sang penjaga
segera berjalan. Seorang Wanita yang lemah, berwajah sendu membuka pintu
mobilnya, tersenyum dan berkata, "Saya Ny Steven yang selama ini
mengirim uang agar Anda membeli bunga dan menaruhnya di atas makam
anakku. Saya ucapkan terima kasih atas kesediaan dan kebaikan anda."
"Oh, jadi
nyonya ya, tapi sebelumnya saya minta maaf. Memang uang itu saya belikan
bunga tapi tak pernah saya taruh bunga itu di pusara anak nyonya."
jawab sang penjaga.
"Apa?" Tanya wanita itu gusar.
"Ya, karena
orang mati takkan pernah melihat keindahan bunga. Karenanya saya berikan
bunga itu pada mereka yang di RS atau orang yang sedang bersedih yang
saya jumpai. Orang hiduplah yang bisa menikmati keindahan dan keharuman
bunga itu" jawab sang penjaga.
Wanita itu terdiam dan akhirnya pergi.
3 bulan kemudian, datanglah seorang wanita cantik berjalan dengan anggun ke arah pos penjaga kuburan.
"Selamat pagi,
apa masih ingat saya? Saya Ny. steven. Terima kasih atas nasehat anda
dulu. Anda benar, memperhatikan dan membahagiakan yang masih hidup jauh
lebih berguna daripada meratapi yang sudah tiada "
"Ketika saya
antarkan bunga itu ke RS atau panti jompo, tak hanya buat mereka
bahagia, sayapun jadi turut bahagia. Sampai dokter tak tahu mengapa saya
bisa sembuh. Akhirnya saya yakin bahwa suka cita dan berbagi adalah
obat yang paling Mujarab"
Jangan terus terperangkap di kubangan Kesedihan.
Kebahagiaan sejati datang ketika kita bisa berbagi dengan orang lain.
Dengan kita menolong orang lain, sesungguhnya kita sedang menolong diri sendiri.
sumber: http://inmotivasi.blogspot.com/2012/12/Jangan-terperangkap-di-kubangan-kesedihan-kebahagiaan-sejati-datang-ketika-kita-bisa-berbagi-dengan-orang-lain.html
Tidak ada komentar:
Posting Komentar